Pengelolaan finansial dan akuntansi sebuah perusahaan tidak boleh dilakukan sembarangan, karena menjadi salah satu faktor fundamental di dalam bisnis. Istilah financial accounting kemudian muncul untuk membahas bidang ini, dan mencakup keseluruhan dari bahasan keuangan dan finansial.
Memahami apa itu financial accounting tentu penting untuk Anda, sebagai pemilik atau pengelola bisnis. Meski memang, nantinya terdapat satu divisi tersendiri yang fokus di bidang ini, namun pemahaman mendasar tetap wajib diperlukan agar Anda paham apa tujuan dan manfaat dari financial accounting ini.
Istilah financial accounting dapat dipahami sebagai sebuah cabang ilmu akuntansi yang melacak transaksi keuangan sebuah perusahaan. Konsep ini kemudian mengacu pada proses pembukuan, yang dilakukan dengan melakukan klasifikasi, analisis, meringkas, dan mencatat transaksi keuangan yang terjadi.
Transaksi keuangan yang masuk dalam cakupan bidang ini adalah pembelian, penjualan, utang, dan piutang. Semua transaksi harus dicatat secara sistematis dalam laporan keuangan, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas anggaran dan operasional perusahaan yang terjadi dalam periode waktu tertentu,
Hasil dari laporan keuangan sendiri tidak dimaksudkan sebagai laporan atas nilai perusahaan yang Anda kelola. Namun lebih kepada membagikan data atau pemberitahuan untuk pihak lain yang berkepentingan, untuk mengetahui nilai perusahaan Anda sebagai pertimbangan keputusan strategis yang akan dibuat.
Lalu Kemudian Apa Tujuannya?
Sumber: freepik.com
Tujuan dari proses ini sebenarnya terletak pada laporan keuangan, atau dalam istilah lain dapat disebut dengan financial statement yang valid dan dapat berguna untuk pihak lainnya. Laporan keuangan ini kemudian digunakan oleh beberapa pihak untuk membuat keputusan lebih lanjut terkait perusahaan yang Anda miliki.
Siapa saja pihak yang berkepentingan dalam hal ini?
Creditor, pihak ini dapat diwakili oleh bank, memiliki kepentingan untuk membaca laporan keuangan perusahaan Anda. Laporan ini digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam membayar cicilan utang dan bunga yang diajukan, atau dimiliki.
Investor, pihak ini memiliki kepentingan untuk melihat peluang adanya dividen yang diberikan pada pemegang saham. Hal ini dapat dilihat dari kondisi keuangan yang dilaporkan.
Supply chain manager, kepentingan pihak ini dalam membaca laporan adalah untuk melihat kemampuan perusahaan, dalam hal ini supplier, dalam rangka menyediakan barang dan jasa yang diperlukan oleh perusahaan.
Credit manager, akan membaca financial accountingreport untuk pertimbangan memberikan kredit tambahan pada pelanggannya.
Manajer HRD, membaca laporan ini dalam rangka pertimbangan dasar dalam melakukan negosiasi gaji dan bonus pada karyawan yang ada di perusahaan.
Secara umum, tujuan dari pembuatan laporan dari aktivitas financial accounting adalah sebagai bahan pertimbangan berbagai pihak dalam menaksir kemampuan perusahaan dalam bidang keuangan. Semakin baik hasil laporan yang muncul dari kegiatan ini, maka semakin baik pula penilaian pihak lain dan dapat membawa banyak keuntungan untuk perusahaan.
Namun demikian, validitas dari laporan ini juga wajib dapat dipertanggungjawabkan, sebab jika terbukti melakukan pemalsuan data, justru dapat mendatangkan berbagai kerugian untuk bisnis yang Anda kelola.
Ini mengapa, pembuatan laporan ini sangat penting untuk dilakukan dengan cermat, dan tak jarang perusahaan memilih menggunakan software yang memiliki fitur spesifik dalam hal ini.
Signifikansi Penggunaan Software dalam Pembuatan Laporan
Sumber: freepik.com
Karena manfaat dari laporan keuangan yang begitu besar, maka penggunaan software atau sistem akuntansi yang akurat kemudian dilakukan banyak perusahaan. Tidak hanya agar laporan yang dihasilkan akurat, namun hal ini juga dapat mempercepat proses pembuatan laporan dan analisis yang terjadi, sehingga output prosesnya semakin baik.
Beberapa manfaat penggunaan software atau akuntansi yang solid dalam urusan financial accounting adalah sebagai berikut.
1. Pembuatan Laporan yang Cepat
Dengan semua proses yang tersistem, pembuatan laporan keuangan dari aktivitas financial accounting dapat lebih cepat. Tentu, tanpa mengesampingkan akurasi dan validitas laporan yang dihasilkan, software seperti ini dapat meningkatkan produktivitas perusahaan secara signifikan.
2. Pencatatan Akurat
Semua aktivitas keuangan perusahaan yang melibatkan pemasukan atau pengeluaran idealnya akan tercatat dalam sistem akuntansi ini. Jadi, aktivitas financial accounting yang dilakukan jelas akan sangat akurat, sesuai dengan data yang terekam dalam sistem keuangan perusahaan.
3. Cross-check yang Mudah
Karena semua terdokumentasi dengan baik, maka proses pengecekan silang pada data-data yang tercantum dalam laporan keuangan juga mudah sekali dilakukan. Dengan demikian validitas data benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.
4. Kemudahan Rekonsiliasi dengan Bank
Software akuntansi yang digunakan dalam aktivitas ini juga akan memudahkan urusan rekonsiliasi dengan akun bank yang Anda miliki. Pengecekan cepat dapat dilakukan, sehingga tidak banyak membuang waktu Anda yang berharga.
Urusan financial accounting memang urusan yang tidak boleh disepelekan, mengingat signifikansinya pada penilaian keuangan perusahaan dan kredibilitas pencatatan itu sendiri. Maka kemudian R1 menghadirkan produk Accounting Management, untuk membantu Anda dalam urusan ini.
R1 dengan Accounting Management-nya
Menyediakan produk Accounting Management untuk membantu urusan financial accounting Anda, R1 akan menjadi partner bisnis yang produktif untuk perusahaan Anda. Dengan fitur yang lengkap, kemudahan integrasi dan operasional, serta sistem yang solid, produk-produk dari R1 siap membantu Anda mengembangkan bisnis. Segera gunakan produk dari R1, dan mari berkembang bersama kami!